Back To Top

اللهم اجعل معهدنا ومدرستنا روضة من رياض الجنان واجعلنا من عبادك المهتدين "Ya Allah, jadikanlah pesantren dan madrasah kami sebagian dari kebun-kebun surga dan jadikanlah kami termasuk dari hamba-hambaMu yang mendapat hidayah"

18 February 2019

Tentang Bahagia


“Idkhalus surur fii  qolbil mu’min” demikian sabda Nabi pada sahabatnya. Diantara amal terbaik yang paling dicinta Allah yang dapat engkau perbuat adalah “membuat orang beriman bahagia”. Tak penting apa jabatan kita, tak penting apa pangkat kita, tak penting apa panggilan gelar kita. Jika kita bisa membuat orang lain tersenyum bahagia, itulah yang Allah suka dan cinta.
Kebahagian itu terletak di hati karena itu hadiah ilahi. Allah berfirman dalam Al-quran kitab akhir zaman dan Ia mengabarkan.
هُوَ الَّذِي أَنزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَّعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
4.  Dia-lah yang Telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi[1394] dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana,
[1394]  yang dimaksud dengan tentara langit dan bumi ialah penolong yang dijadikan Allah untuk orang-orang mukmin seperti malaikat-malaikat, binatang-binatang, angin topan dan sebagainya.
            Kebahagiaan bukan soal materi melimpah-ruah karena ada kalanya itu siksa Allah
فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُم بَغْتَةً فَإِذَا هُم مُّبْلِسُونَ
44.  Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang Telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang Telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.
Bahagia itu jika Allah ridlo atas keridloan kita menjalini titah-Nya
وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسَانٍ رَّضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
100.  Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.
Kebahagiaan yang sesungguhnya melihat mereka tersenyum bahagia belajar agamanya. "hidup sekali buat berarti" demikian kata Ust. Abdul Shomad, Lc. MA

share to whatsapp